FITO
Rabu, 21 Oktober 2026 •
Breaking News
Promo Uniflow

7 Kuliner Khas Palembang yang Wajib Dicoba, dari Pempek hingga Pindang Patin

Berwisata ke Palembang belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. Mulai dari pempek dengan kuah cuko yang menggugah selera hingga pindang patin yang kaya rempah, berikut tujuh makanan khas Palembang yang layak masuk dalam daftar kuliner wajib coba saat berkunjung ke Kota Pempek.

F

Oleh Fitri Anto

Wartawan Redaksi • FITO

21 Oktober 2026 • 00:47 WIB
3 pembaca
Jembatan Ampera dan Sungai Musi menjadi ikon wisata Palembang yang menawarkan perpaduan keindahan kota, sejarah, dan kehidupan masyarakat tepian sungai.
Ragam kuliner khas Palembang menawarkan perpaduan rasa gurih, asam, pedas, dan manis yang menjadi daya tarik wisata kuliner Sumatera Selatan. (Foto: Dok. FITO)

7 Kuliner Khas Palembang yang Wajib Dicoba, dari Pempek hingga Pindang Patin

Palembang tidak hanya dikenal karena Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Ibu kota Sumatera Selatan ini juga memiliki kekayaan kuliner yang menjadi bagian penting dari identitas dan daya tarik wisatanya. Berbagai hidangan tradisional menawarkan cita rasa khas yang memadukan bahan lokal, racikan rempah, serta tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bagi wisatawan yang sedang merencanakan perjalanan ke Palembang, menjelajahi kulinernya bisa menjadi pengalaman yang sama menariknya dengan mengunjungi destinasi wisata. Berikut tujuh makanan khas Palembang yang wajib dicoba.

1. Pempek, Ikon Kuliner yang Tidak Boleh Dilewatkan

Berbicara tentang kuliner Palembang tentu tidak bisa dipisahkan dari pempek. Makanan berbahan dasar ikan dan tepung sagu ini telah menjadi ikon kuliner yang dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia.

Foto Berita

Pempek memiliki beragam bentuk dan variasi, mulai dari pempek kapal selam yang berisi telur, pempek lenjer yang berbentuk panjang, hingga pempek adaan yang umumnya berbentuk bulat. Setiap jenis menawarkan tekstur dan sensasi rasa yang berbeda.

Keistimewaan pempek semakin terasa ketika disajikan bersama cuko, saus khas berbahan dasar gula aren, cabai, bawang putih, dan asam. Perpaduan rasa manis, pedas, dan asam menciptakan karakter yang membuat hidangan ini begitu khas.

Rekomendasi pengalaman: Cobalah beberapa jenis pempek sekaligus agar Anda dapat membandingkan bentuk, tekstur, dan cita rasanya. Jangan lupa menikmati cuko sesuai tingkat kepedasan yang disukai.

2. Tekwan, Hidangan Berkuah yang Menghangatkan

Jika ingin menikmati makanan berkuah dengan cita rasa ringan tetapi tetap gurih, tekwan layak menjadi pilihan. Hidangan ini terbuat dari adonan ikan dan sagu yang dibentuk menjadi potongan kecil, kemudian disajikan dalam kuah kaldu udang.

Foto Berita


Tekwan biasanya dilengkapi dengan irisan bengkuang, jamur kuping, daun bawang, dan bawang goreng. Kombinasi tersebut menghasilkan perpaduan tekstur yang menarik, mulai dari kenyalnya tekwan hingga renyahnya sayuran.

Kuahnya yang gurih menjadikan tekwan cocok dinikmati saat makan siang maupun sebagai hidangan penghangat pada sore hari.

Rekomendasi pengalaman: Nikmati tekwan ketika masih hangat dan tambahkan sambal atau perasan jeruk sesuai selera untuk memperkaya rasanya.

3. Model, Alternatif Lezat bagi Pencinta Olahan Ikan

Model merupakan kuliner khas Palembang yang sekilas memiliki kemiripan dengan tekwan karena sama-sama disajikan dalam kuah kaldu. Namun, bahan dan penyajiannya memberikan pengalaman makan yang berbeda.

Foto Berita


Model umumnya dibuat dari adonan ikan dan sagu yang membungkus tahu. Setelah dimasak, hidangan ini dipotong-potong dan disajikan bersama kuah gurih, biasanya dilengkapi bihun, jamur kuping, serta taburan bawang goreng.

Ada pula variasi model yang menggunakan pempek sebagai bahan utama. Karena itu, wisatawan dapat menemukan beberapa jenis penyajian bergantung pada penjualnya.

Rekomendasi pengalaman: Jika Anda sudah mencoba pempek dan tekwan, model bisa menjadi pilihan berikutnya untuk mengenal variasi olahan ikan dalam tradisi kuliner Palembang.

Sumber & Verifikasi Redaksi

Transparansi FITO
Jenis peliputan
Field Reporting
Editor penanggung jawab
Super Admin

Menemukan kekeliruan? Ajukan koreksi melalui Hak Jawab & Koreksi.

Suka dengan informasi berita ini?

Bagikan langsung ke teman & grup WhatsApp Anda hanya dengan 1 klik.

Reaksi Pembaca:
F

Fitri Anto

Wartawan / Redaksi FITO

Kontributor jurnalisme warga di FITO Media.

Komentar Pembaca 0

Ingin memberikan tanggapan atau komentar pada berita ini?

Masuk untuk Berkomentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!