SEOUL — Persib Bandung kembali menorehkan tinta emas dalam perjalanan klub di kancah internasional. Bertandang ke markas FC Seoul dalam laga lanjutan fase Grup E AFC Champions League Two (ACL2), skuad asuhan Igor Tolic secara mengejutkan berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 0-1.
Hasil positif ini tidak hanya memberikan tiga poin pertama bagi Maung Bandung di kompetisi antarklub Asia, tetapi juga mencatatkan sejarah baru sebagai kemenangan pertama klub asal Indonesia atas tim asal Korea Selatan di era sepak bola modern di kandang lawan.
Sebelum pertandingan, pelatih Igor Tolic menyadari betul beratnya tantangan yang dihadapi, terutama karena skuad belum tampil full team dan harus menghadapi tekanan tinggi dari tuan rumah. Oleh karena itu, Persib menerapkan strategi taktis dan pragmatis dengan formasi rapat lima bek untuk membatasi ruang gerak lawan.
Meski FC Seoul mendominasi penguasaan bola dan melancarkan gelombang serangan bertubi-tubi, lini pertahanan Persib yang digalang oleh Julio Caesar, Patricardi, Mutombo, Reinders, dan Kakang tampil sangat disiplin. Keberhasilan taktik counter-attack terbukti efektif ketika Julio Caesar mampu mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit awal pertandingan berkat umpan matang dari kapten tim, Marc Klok.
Di sisi lain, penampilan luar biasa diperlihatkan oleh penjaga gawang Teja Pakualam. Teja sukses melakukan sejumlah penyelamatan krusial—termasuk mementahkan peluang bersih dari para pemain FC Seoul—sehingga sukses menjaga keunggulan clean sheet hingga peluit panjang dibunyikan.
Masuknya sejumlah pemain kreatif di babak kedua seperti Berguinho, Ryohei Peralta, Beckham Putra, hingga Tom Hate turut membantu menjaga kestabilan tempo permainan. Kemenangan di Korea ini diharapkan mampu mendongkrak mentalitas skuad Maung Bandung untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di fase grup ACL2 maupun kompetisi domestik.